7 Tips Lindungi Jaringan Router Wi-Fi

173 views

Indonesia telah memasuki era internet of things (IoT), terlihat dari banyaknya perangkat pintar yang saling terhubung satu sama lain ke Internet yang tidak hanya berupa komputer dan telepon pintar saja, melainkan sudah merambah sampai ke perangkat rumah tangga seperti televisi.

Untuk memenuhi semua kebutuhan koneksi perangkat IoT di rumah, Anda membutuhkan router WiFi yang mumpuni dan aman supaya pengguna dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan saat berada di rumah.

“Sebagian besar rumah di Indonesia yang terhubung dengan jaringan internet berisiko terkena serangan siber karena routernya tidak memiliki keamanan yang mamadai sehingga menjadi celah untuk menyerang jutaan pengguna Internet di rumah mereka,” kata Dony Koesmandarin (Territory Channel Manager, Kaspersky Lab, Indonesia).

ilustrasi-lte-wifi

Biasanya, peretas menggunakan malware untuk mengeksploitasi kerentanan pada router yang tidak terlindungi. Kemudian, pengguna log-in, para penyusup itu langsung mengambil berbagai data pribadi ataupun kredensial yang bisa disalahgunakan.

Untuk menghindari serangan tersebut, Kaspersky Lab dalam siaran persnya memberikan tujuh langkah untuk membantu para pengguna melindungi router Wi-Fi rumah Anda dari para tangan nakal hacker:

7 Tips Lindungi Jaringan Nirkabel Router Wi-Fi:
  • 1. Hindari Pengaturan EZ.

Beberapa router Wi-Fi menjanjikan pengaturan yang terkesan “mudah” yaitu hanya dengan menekan tombol untuk bisa terhubung. Namun, ketika Anda tidak mengetahui kredensial Anda sendiri, Anda bukanlah pemilik dari domain Anda.

  • 2. Ubah nama jaringan router Wi-Fi.

Langkah itu tidak akan membuat jaringan Anda aman tetapi membuat kondisi keseluruhan jaringan menjadi lebih baik. Ketika Anda ingin sign-in atau sekedar membantu tamu terhubung ke jaringan, Anda tidak perlu mengingat nama yang sulit seperti NETGEAR58843 atau Linksys-u8i9o.

  • 3. Ubah kredensial router Wi-Fi untuk login.

Produsen router Wi-Fi sering menggunakan kembali nama admin default beserta password. Anda dapat melihatnya di internet contohnya beberapa produsen, tergantung pada modelnya, menggunakan admin atau (blank) untuk nama admin default dan password. “Anda wajib merahasiakan nama admin dan password, jadi pilihlah nama yang baru. Anda harus memastikan bahwa Anda telah memilih password yang kuat dengan checker password dari Kaspersky Lab,” ujarnya.

  • 4. Pastikan halaman login router Anda tidak dapat diakses dengan internet.

Router modern biasanya memiliki fitur yang memungkinkan pengaturan dapat diubah dari jarak jauh melalui internet.

  • 5. Lindungi dengan protokol enkripsi yang andal dan password yang kuat.

Pada langkah ke-3, Anda mengubah login Wi-Fi router untuk mengamankan pilihan router. Sekarang Anda akan memilih password untuk jaringan. Disarankan untuk memilih enkripsi pribadi WPA2 sebagai password. Anda juga dapat menggunakan kata sandi, yang mungkin lebih mudah untuk diingat daripada password yang kompleks, tetapi juga harus sulit untuk diterobos.

  • 6. Amankan semua jaringan Wi-Fi Anda.

Jika router Anda mendukung guest network, bisa Anda beri nama seperti “MyAwesomeNetwork – GUEST” dan berikan password yang kuat serta enkripsi. Melalui cara itu, Anda tidak harus memberikan password kepada orang lain untuk terhubung ke jaringan pribadi Anda.

  • 7. Amankan semua perangkat.

Baik komputer, tablet, smartphone, kindle, atau perangkat digital lainnya, lindungi dengan password yang kuat. Jangan berikan password Anda kepada siapapun. Gunakan software keamanan pada setiap perangkat dan pastikan seluruh software up to date.

(mentari)

Tags: #Router #tips