Manfaatkan Teknologi, Dorong Generasi Peduli Kemajuan

596 views
teknologi

MANFAATKAN INTERNET: Perangkat Desa Dermaji, Lumbir sedang memeriksa data informasi pembangunan sebelum diunggah di website desa

Berkat kesuksesannya mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi digital, Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Banyumas kini menjadi rujukan, studi banding, hingga penelitian berbagai pihak.

Kalangan mahasiswa, aktivis, pemerintah desa, akademisi hingga birokrat dari lokal hingga nasional datang ke sini beberapa waktu lalu untuk mengunjungi Dermaji.

“Museum Naladipa yang memuat berbagai artefak desa hingga perpustakaan desa hingga pelayanan publik berbasis online juga sempat menjadi perhatian sejumlah tamu dari wakil rakyat, pejabat, birokrat Kementerian Kominfo, mahasiswa, tamu dari Jawa Barat dan Papua beberapa waktu lalu.

Kalau anak-anak sudah tak terhitung seringnya datang ke sini,” kata perangkat desa setempat, Supriyanto. Selain masalah pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, desa berpenduduk sekitar 6.000 jiwa ini memang belum lama meraih prestasi sebagai desa dengan kategori perencanaan pembangunan terbaik Jawa Tengah.

Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho pada 2014 sempat menjadi tokoh muda inspiratif tingkat nasional dan mendapatkan penghargaan dari Joko Widodo.

Berbagai kesuksesan ini tentunya berbanding terbalik dengan masa lampau desa di perbatasan Banyumas-Cilacap yang terbilang tertinggal, terisolasi dan terbelakang ini. Semua itu berhasil diwujudkan berkat sinergi, ketekunan dan kerja sama pemerintah desa, warga dan berbagai pihak desa dalam memanfaatkan teknologi informasi digital.

Meski terbilang sukses mengelola teknologi informasi, namun desa yang berjarak 40 kilometer arah barat dari Purwokerto dan kondisi geografis wilayah yang berbukit dan berlembah, masih harus merasakan sulit mendapatkan sinyal telepon selular.

Melalui keberadaan web desa yang dirintis bersama sejumlah desa GDM hingga mendapatkan pengakuan desa.id dari Kementerian Komunikasi dan Informasi inilah, Desa Dermaji menyebarkan informasi ke luar desa menembus batas wilayah dan waktu.

Berbagai potensi desa, informasi pelayanan hingga perencanaan pembangunanpun diunggah di web tersebut secara terbuka. Makanya siapapun yang membuka website desa ini maka akan melihat warta terbaru, pelayanan publik hingga tabel paparan RAPBDes Dermaji 2016 ini.

Generasi Teknologi Peduli

Dari komunikasi interaktif antar pemerintah desa dan warga di jejaring media sosial inilah, berbuah pada munculnya Gerakan Sosial Dermaji Peduli dari kalangan buruh migran dan DermajiMania dari kalangan perantau dalam negeri.

“Dengan gerakan sosial inilah membuktikan kalau pemanfaatan teknologi tidak hanya melahirkan generasi menunduk saja, melainkan generasi milenial yang peduli dan empati dengan kemajuan desa tempat kelahirannya,” jelas Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho. Pemerintah desa juga sadar, di samping dampak positif keberadaan teknologi informasi dan komunikasi digital juga membawa dampak negatif.

Untuk mengantisipasi dan meminimalisasi dampak negatif itulah, pemerintah desa juga terus mendorong lestarinya kearifan lokal dan gotong royong warga desa. Berbagai kegiatan gotong royong, pertemuan adat masyarakat hingga tradisi adat Jawa tiap bulan-bulan tertentu juga terus dilestarikan.

(suaramerdeka)

 

Tags: #teknologi