DigiCoop, Smartphone Khusus Rasa Indonesia

1154 views

Memanfaatkan ajang Indonesia ICT Summit 2016, Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memperkenalkan perangkat pintar besutannya, DigiCoop. Smartphone ini nantinya akan menjadi perangkat milik anggota yang tergabung dalam Koperasi Digital Indonesia Mandiri.

DigiCoop, Smartphone Khusus Rasa Indonesia

Tidak main-main, keduanya menggarap perangkat tersebut dengan tiga varian sekaligus untuk mengisi segmen kelas bawah, menengah, dan atas.

Baca Juga: Indonesia Sabet Juara di Imagine Cup Microsoft 2016 World Finals

"Perangkat ini nantinya akan disediakan untuk para anggota dan tidak akan dipasarkan secara umum. Setiap anggota yang terdaftar berhak menerima perangkat tersebut," ujar Ketua Bidang Perangkat Digital, Koperasi Digital Indonesia Mandiri, Teguh Prasetya, di Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Pada kesempatan inin, Teguh juga membeberkan spesifikasi yang disematkan pada DigiCoop. Dimana perangkat ini diklaim merupakan perangkat dengan spesifikasi paling mumpuni di kelasnya. "Ini handphone sejuta umat dengan spesifikasi tertinggi dikelasnya," ucapnya.

Untuk urusan spesifikasi, DigiCoop segmen low end akan dibekali dengan RAM 1 GB, prosesor quad core, kamera depan dua megapixel, dan belakang delapan megapixel. Sementara untuk dua perangkat lainnya Teguh masih belum mau membeberkannya.

Untuk menghadirkan DigiCoop di Indonesia, Mastel dan APJII telah menggandeng berbagai pengembang lokal baik Hardware maupun Sortware.

Baca Juga: Indonesia Resmi Punya Sistem “Rating Game” Sendiri

Menurut rencana smartphone ini akan diisi dengan berbagai aplikasi dan konten lokal. “Smartphone yang akan dibuat bakal memprioritaskan aplikasi-aplikasi lokal. Jadi akan ada banyak aplikasi lokal sebagai aplikasi bawaan di smartphone ini,” ujar Ketua Umum Mastel, Kristiono.

Pada tahap awal, smartphone yang sudah mendukung jaringan 4G-LTE ini akan diproduksi sebanyak 20.000 unit dan akan diperkenalkan pada November mendatang. “Untuk tahap awal, ekspektasinya anggota Koperasi Digital akan berjumlah 20.000. Jadi produksi smartphone-nya juga disesuaikan dengan jumlah tersebut. Tapi kalau ternyata lebih dari itu, kita juga siap untuk memproduksi lebih banyak lagi,” tutupnya.

Tags: #indonesia #smartphone