APJII Dorong Pertumbuhan Infrastruktur Jaringan Internet dari Desa ke Kota

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mendorong peningkatan pengguna internet di daerah 'pinggiran' Indonesia.

Menurut DPP Ketua Umum APJII, Jamalul Izza mengatakan, dari hasil surveinya penggunaan digital semakin penting untuk dilakukan untuk mempercepat sebuah kinerja.

Namun, penggunan internet di Indonesia masih pada angka 50 persen dari seluruh populasi.

indonesia-gunakan-internet-isp-kuningan pengguna internet

"Pengguna internet di Pulau Jawa yang paling mendominasi dari seluruh pengguna yang berjumlah 86 juta orang, dari populasi sekitar 256 juta," jelas dia, disela-sela Seminar CIO Sharing transforming your organization in digital era, di Crowne Plaza, Selasa (29/11/2016).

Dia mengajak, internet service provider (ISP) membangun infrastruktur jaringan internet yang semula dari tengah kota ke pinggiran. Untuk dapat beralih sebaliknya, dari daerah pinggiran.

Sehingga, pengguna internet tersebar merata di seluruh Indonesia tidak hanya didominasi di kota besar.

"Kecepatan internet ini masih didominasi di kota besar, dan terutamanya di Pulau Jawa. Makanya kecepatan internet di Jakarta lebih cepat dibandingkan di daerah pinggiran," jelas dia.

Rencana pemerintah yang menggalangkan program Palapa Ring untuk meningkatkan pemerataan jaringan internet di seluruh Indonesia, dinilai dapat mendukung pertumbuhan penggunaan internet.

Program yang ditargetkan selesai pada 2019 tersebut, pihaknya memperkirakan dapat meningkatkan pertumbuhan pengguna internet 65-75 persen dari seluruh populasi di Indonesia.

"Anggota APJII yang berjumlah 380 anggota ISP ini, juga kami harapkan untuk mendorong daerah terpencil. Tentu saja pembangunan infrastruktur di Jawa, berbeda dengan pulau lainnya karena kondisi geografis yang beda juga," kata dia.

(sumber)

Tags: #indonesia #internet